contoh irwan

Glider Content

selamat berkunjung diblog saya

tough

Sebenarnya Anda lebih berani dari yang anda duga, lebih kuat dari yang anda tahu, dan lebih pintar yang anda kira, namun itu semua tersembunyi dibalik diding tipis bernama keragu-raguan.

Smangat

Apapun yg tengah kamu hadapi, percaya bahwa Tuhan akan memberi jalan keluarnya, bahkan dengan cara yg tak pernah kamu bayangkan.

sabar

Bersabarlah dalam segala hal, tapi yang terpenting adalah bersabar dengan emosi yang ada di dalam dirimu sendiri.

purpose

Dengan diam, belajarlah mengenali diri sendiri dan mengetahui bahwa segala sesuatu dalam hidup ini memiliki tujuan.

240 orang meninggal karena merapi






JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga saat ini berdasarkan data yang berhasil dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga Sabtu (13/11/2010) siang, sudah tercatat 240 orang meninggal.

Secara lebih rinci, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan, dari 240 korban yang meninggal akibat letusan Gunung Merapi, jumlah terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, dengan jumlah 186 orang. Korban akibat luka bakar 157 orang dan non-luka bakar 29 orang.

Korban-korban meninggal lainnya berasal dari Klaten, Boyolali, dan Magelang. Di Klaten, terdata lima orang meninggal akibat luka bakar dan 23 orang lainnya meninggal akibat non-luka bakar.

Sementara itu, tujuh orang meninggal di Boyolali dan 19 orang meninggal di Magelang. Semuanya adalah korban meninggal di kedua kabupaten tersebut dengan akibat non-luka bakar.

Saat ini ada 453 korban Merapi yang masih harus dirawat di rumah sakit yang tersebar di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pengungsi saat ini mencapai 396.407 orang dengan 637 titik pengungsian.

Tulang belulang ditemukan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Tulang belulang yang ditemukan tim gabungan evakuasi korban Merapi, Sabtu (13/11/2010), berasal dari empat orang. Tiga tulang dari dari Gadingan Lor dan satu dari Glagaharjo. Demikian disampaikan staf Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RS Dr Sardjito, Supangadi, Sabtu (13/11/2010) sore.
"Ada empat jenazah korban sapuan awan panas Merapi. Satu dari Glagaharjo, dan tiga dari Dusun Gadingan Lor, Cangkringan," kata Supangadi.
Tulang belulang itu ditemukan di tempat berbeda dan dibawa ke Rumah Sakit Dokter Sardjito oleh tim evakuasi gabungan tentara, polisi, dan relawan pada Sabtu ini. Pencarian dilakukan menanggapi laporan sejumlah warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga saat Merapi meletus, Jumat kemarin.
Menurut koordinator tim evakuasi Kapten Infantri Yonif 403 WP, Arif Subagio, jumlah orang hilang yang dilaporkan warga mencapai tujuh orang. Belum ada kepastian apakah keempat korban tewas itu sesuai dengan laporan warga tersebut.

Merapi

merapi seakan belum mau untuk berhenti menyemburkan awan panas, hujan vulkanikdan debu  yang dihasilkan gunung merapi teraktif didunia ini pun sudah melampui kawasan yang cukup jauh bahkan sampai  jawabarat!!!
info kronologis merapi diambil dari salah satu website

Berikut Kronologi Aktivitas Merapi pada 4 November berdasarkan laporan tim Basarnas di Posko Utama Pakem, Sleman, Yogyakarta:
  • Pukul 24.00 WIB dilaporkan guncangan gempa lokal sudah terjadi puluhan kali di sekitar kawasan Merapi.
  • Pukul 06.00 WIB Gunung Merapi kembali meletus dan bisa terlihat secara visual awan panasnya menyembur hingga 5.000 meter dengan arah angin ke barat.
  • Pukul 10.00 WIB debit lahar dingin di Kali Kuning dilaporkan sudah mulai berkurang dan tidak sederas kemarin sore.
  • Pukul 11.30 WIB suara seismograf yang terdengar melalui HT (Handy Talky) di Posko Utama Pakem menandakan bahwa Gunung Merapi masih ‘terbatuk-batuk’ dengan tingkat erupsi yang tidak begitu tinggi.
  • Pukul 12.00 WIB masih terjadi erupsi. Cuaca di kawasan Merapi mendung tebal dan hujan sehingga menyulitkan pantauan visual Gunung Merapi.
  • Pukul 12.15 WIB debit lahar dingin di Kali Gendol dan Kali Boyong mengalami peningkatan akibat hujan yang melanda kawasan Merapi. Sementara itu belum ada laporan peningkatan debit di Kali Kuning dan Kali Woro.

“Suara seismograf seperti itu juga pasti menandakan ada awan panas yang
menyembur. Hanya saja kita belum bisa mengetahui ke arah mana awan panasnya,” ujar salah seorang anggota Basarnas di Posko Utama Pakem.
Waluyo sendiri meyakinkan walau secara visual tidak bisa melihat arah semburan Merapi namun jarak 15 km kemungkinan besar masih aman.
http://www.sugeng.web.id

Indonesia kelaBU

Indonesia tengah dirundung kemalangan..saudara kita banyak yang terkena korban...dari Merapi, wasior, dan mentawai sampai skarang korban yang belum ditemukan pun masih banyak. Pemerintah kita harus lebih tanggap lagi untk lebih meningkatkan pencarian dan untuk para relawan..."kalian pahlawan tanpa tanda jasa terus berjuang untuk kemanusiaan dan bangsa kita"

Followers

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More