contoh irwan

Glider Content

selamat berkunjung diblog saya

Merapi

merapi seakan belum mau untuk berhenti menyemburkan awan panas, hujan vulkanikdan debu  yang dihasilkan gunung merapi teraktif didunia ini pun sudah melampui kawasan yang cukup jauh bahkan sampai  jawabarat!!!
info kronologis merapi diambil dari salah satu website

Berikut Kronologi Aktivitas Merapi pada 4 November berdasarkan laporan tim Basarnas di Posko Utama Pakem, Sleman, Yogyakarta:
  • Pukul 24.00 WIB dilaporkan guncangan gempa lokal sudah terjadi puluhan kali di sekitar kawasan Merapi.
  • Pukul 06.00 WIB Gunung Merapi kembali meletus dan bisa terlihat secara visual awan panasnya menyembur hingga 5.000 meter dengan arah angin ke barat.
  • Pukul 10.00 WIB debit lahar dingin di Kali Kuning dilaporkan sudah mulai berkurang dan tidak sederas kemarin sore.
  • Pukul 11.30 WIB suara seismograf yang terdengar melalui HT (Handy Talky) di Posko Utama Pakem menandakan bahwa Gunung Merapi masih ‘terbatuk-batuk’ dengan tingkat erupsi yang tidak begitu tinggi.
  • Pukul 12.00 WIB masih terjadi erupsi. Cuaca di kawasan Merapi mendung tebal dan hujan sehingga menyulitkan pantauan visual Gunung Merapi.
  • Pukul 12.15 WIB debit lahar dingin di Kali Gendol dan Kali Boyong mengalami peningkatan akibat hujan yang melanda kawasan Merapi. Sementara itu belum ada laporan peningkatan debit di Kali Kuning dan Kali Woro.

“Suara seismograf seperti itu juga pasti menandakan ada awan panas yang
menyembur. Hanya saja kita belum bisa mengetahui ke arah mana awan panasnya,” ujar salah seorang anggota Basarnas di Posko Utama Pakem.
Waluyo sendiri meyakinkan walau secara visual tidak bisa melihat arah semburan Merapi namun jarak 15 km kemungkinan besar masih aman.
http://www.sugeng.web.id

0 komentar:

Followers

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More